-

Breaking

13 December 2018

13 December

Hujan Deras pohon Tumbang

Arus Lantas Macet berkilo kilo

Akibat Terhalang Pohon Tumbang

Pohon tumbang.(ft Yopi SH)
Sukalarang, (majalahmahardika).- Ratusan kendaraan di kawasan Jl Sukalarang, terhenti. Arus lalu lintas macet total. Akibat beberapa pohon tumbang ketika hujan deras mengguyur kawasan Sukabumi, Kamis petang (13/12)

Menurut keterangan Achmad Sofian (43) warga setempat, pohon yang tumbang itu akibat hujan sangat deras berbarengan angin kencang dan halilintar. Badang pohon yang cukup besar itu diduga tidak kuat menahan terpaan angin, sehingga tumbang tepat ke badan jalan.

Akibat pohon yang cukup besar melintang di badan jalan, semua kendaraan mulai roda dua dan empat tidak bisa melintas. Sehingga arus lalulintas terhenti semua. Warga masyarakattidak mampumembersihkan ranting dan batang pohon, hingga berusaha mendatangkan alat berat yang juga terhalang oleh beberapa kendaraan yang sudah memenuhi jalan.

Alat berat baru bisa datang setelah bantuan dari kepolisian dan warga mentertibkan kendaraan yang menghalangi untuk jalannya alat berat.

Kejadian pohon tumbang itu sekitar pukul 16.00 sampai pukul 17.30 masih belum selesai sehingga kemacetan arus lalulintas mencapai 3 kilometer. Warga yang hendak melewati daerah tersebut, harus menggunakan ojeg online dan ojeg pangkalan yang berada di sekitar pohon tumbang.

Dari kejadian itu tidak ada korban jiwa, karena ketika hujan lebat tidak ada orang orang yang berteduh di bawah pohon dan agar jauh ke pemukiman penduduk.

Wartawan: Yopi SH

09 December 2018

09 December

Donor Darah itu Sehat

Warga desa 

Mengenal Donor darah


Donor darah
Situ Mandala, (majalahmahardika).- sedikitnya 31 labu darah, hasil dari warga masyarakat desa Situ Mandala Rancah yang melakukan donor darah melalui PMI setempat. Belum lama ini jelang akhir tahun 2018.

Para pendonor darah tersebut di antaranya dari perangkat desa siaga situ mandala kecamatan Rancah, juga karang taruna setempat dan beberapa warga yang sadar akan aksi kemanusiaan, sesuai dengan tema "Setetes Darah Sejuta Kehidupan".

Karang taruna dan perangkat desa
Menurut Hj Iis dari pusat kesehatan desa (Puskesdes), mengharapkan kegiatan yang digelar ini merupakan kelenderan desa setempat dan masyarakat menjadi tahu bahwa menjadi donor darah itu selain menyumbangkan darah juga berdampak kepada kesehatan.

Diharapkan dalam acara selanjutnya, pendonor akan lebih menambah jumlahnya dari sekarang yang tercatat sebanyak 31 orang pendonor.


wartawan: Yusuf S
Editor Yopi

08 December 2018

08 December

Alumni SMAN 3 Juara Umum Porisman 7

Untuk ke empat Kali

SMA Negeri 3 Juara Umum


GOR Tarbak, (Majalahmahardika).- Alumni SMA Negeri 3 Bandung, raih predikat sebagai juara umum pada acara Porisman 7 tahun ini (2018) yang diikuti oleh 6 alumni SMAN di Bandung di lapangan olahraga Taruna Bakti Jl Suci Bandung, (Sabtu 8/12)


Pekan olahraga sekolah menengah atas negeri (Porisman 7) ini tujuannya bukan untuk mencari prestasi dibidang olahraga, namun lebih dititik beratkan kepada kekeluargaan dan kebersamaan para alumni sman era 60 sampai 70 an, untuk bersilaturahim dalam suatu acara yang dikemas lebih banyak hiburan.

Ketua panitia Dade Achmad, pembina upacara Makbul Padmanegara (ft:Sonni Hadi)
Masih kuat lari walau sudah "sepuh" (Ft:Sonni Hadi)
Betapa tidak, mereka yang hadir pada acara tersebut mayoritas berusia antara 50 tahun lebih. dan kenapa porisman pesertanya hanya terbatas sampai sman 6 atau 6 sma. Hal tersebut memang sejak berdirinya ajang silaturahim ini saat itu di Kota Bandung baru 6 sekolah, yakni sman 1 sampai sman 6. Namun demikian jumlah para alumni tidak sedikit, sampai ribuan. Hanya mereka yang bisa hadir sebagian, karena masih banyak para alumni yang kini keberadaannya di luar kota Bandung.

Porisman yang ke 7 ini, dilaksanakan di gedung olahraga sekolah Taruna Bakti Jalan Suci. selain 4 cabang olahraga, yang jadi tujuan diadakannya acara ini juda para alumni menampilkan berbagai kesenian era tahun 60-70-80- an dipadukan dengan kesenian jaman now.

Acara tahun ini kepanitiaan oleh alumni SMAN 6, cabang olahraga yang ditampilkan bola poli, basket, tenis meja dan sepak bola. Keluar sebagai juara umum SMAN 3 Bandung yang untuk ke 4 kalinya bertahan menyandang predikat juara umum. Juara I Basket SMAN 3 Juara II SMAN 2. Juara I cabang olahraga poli SMAN 5 Juara II SMAN I. Cabang olahraga Tenis meja SMAN 3 juara II SMAN 4, cabang olahraga Basket Juara I SMAN 3, juara II SMAN 2 dan cabang olah raga Sepakbola Juara I SMAN I Juara II SMAN 5.
Artis lawas Tetty Kadi pun hadir pada acara Porisman 7(Ft Sonni Hadi)



Selanjutnya untuk pelaksanaan Porisman 8 tahun 2019 giliran SMAN I, acara penyerahan estapet bendera Porisman langsung diserahkan oleh Ketua Panitia Porisman 7 Purn Kombes Pol Dade Achmad kepada Ketua harian IKA SMAN I.


Sementara itu Purn Letjen Makbul Patmanegara alumni SMAN 6 angkatan 1970 selaku pembina upacara mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini sangat luar biasa kekeluargaan antara alumni dari 6 sekolah.

Tampilan mengagumkan (ft Sonni Hadi)
Bukan karena banyaknya para alumni yang hadir, namun juga yang lebih menggembirakan ini adalah para pesertanya sudah pada "sepuh sepuh" tetapi semangatnya sangat luar biasa. Penyelenggarakan ini memang luar biasa, masalahnya semua panitia dan peserta sudah pada pensiun dan tidak memiliki kekuasaan apapun, namun mampu menyelenggarakan dengan luar biasa berhasil.

Acara ini bukan menonjolkan masalah olahgaranya saja, tetapi bagaimana menonjolkan silaturahmi dengan para alumni. Kemungkinan kedepan olahgara tidak seperti halnya olahraga yang biasa dilakukan kebanyakan yang masih segar bugar. Tapi para alumni ini antinya olahraga seperti kalau main tenis meja tidak seperti sekarang, mungkin nanti hanya lempar bola saja, katanya berseloroh, mengingat usia semakin lanjut.

Sementara itu, pada hiburan lainnya juga Acil Bimbo sempat menyanyikan beberapa lagu, juga Tetty Kadi dengan tembang lawasnya mampu meraih simpati para alumni yang sebaya dengan dirinya.


Sonni Hadi




03 December 2018

03 December

Mau ke WC Ada Mayat

Tewas Tergantung

Dililit Kabel Antene


Tewas tergantung(ft Yusuf)
Pasisian Ciamis, (Majalahmahardika).- Ruhwa (78) kedapatan sudah menjadi mayat tergantung dengan lilitan kabel antene, subuh dini hari sekitar pukul 04.30 tidak jauh dari kamar mandi, di dusun Pasisian Desa Kaso Kec, Tambak sari Kab Ciamis.


Menurut Taryani (53) warga dusun Pasisian yang tidak jauh dari rumah korban, pertama melihat mayat korban tergantung ketika hendak ke kamar mandi di rumah tersebut, namun setelah membuka pintu belakang yang menghubungkan ke dapur, melihat korban tergantung dengan terlilit kabel.

Tergantung
Saat itulah Taryani yang suka membantu pekerjaaan di rumah korban lari memberitahu tetangga dan melapor ke polisi terdekat.

Setelah aparat dari Polsek Rancah memeriksa serta mengidentifikasi mayat korban di tempat kejadian tubuh korban dibawa ke Puskesman Tambaksari.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, di tubuh korban tidak ditemukan luka atau lebam akibat benturan benda keras maupun tumpul. Diduga keras korban mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri.

Hal tersebut dikuatkan dengan kondisi korban belakangan ini setelah mengalami sakit sakit dan tidak sembuh, diduga keras mengalami depresi. Kata keluarga terdekatnya kepada polisi.

Wartawan Yusuf Supriatna

Editor : Yopi S Hadi.