-

Breaking

22 January 2019

22 January

Wisata Baru di Cianjur Selatan The Reungit Forest

Kepala Desa Sukanagara

Wisata The Reungit Forest
Sukarame Cianjur Selatan


Sukanagara, (majalahmahardika).- The Reungit Forest adalah potensi baru wisata alam kawasan Desa Sukarame Sukanagara Cianjur Selatan. Lokasi yang berada di kawasan Perhutani Sukanagara Selatan ini, baru dibuka untuk umum awal tahun 2019. Namun animo masyarakat sangat tinggi, baik warga sekitar maupun dari luar kota Cianjur.

Hal tersebut menurut Kepala Desa Sukanagara Apendi, selain meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), juga menambah perekonomian masyarakat setempat. Seperti lapangan pekerjaan, kepedulian warga menjaga lingkungan, pendidikan dan banyak hal lain yang berpengaruh kepada kawasan Sukanagra bisa dikenal lewat wisata alam.


Nanang Iskandar
Menurut penggagas the reungit forest Nandang Iskandar warga Desa Sukarame, ingin lebih meningkatkan perekonomian warga yang belum berhasil dengan baik, disamping memperdayakan para generasi muda yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Dengan adanya lokasi wisata baru ini paling tidak bisa membantu tidak sedikit warga setempat. Bahkan akhir tahun 2018 begitu dibuka para pengunjung tidak sedikit jumlahnya. Mereka berdatangan dari desa desa tetangga bahkan tidak sedikit pula dari Bandung, Sukabumi Jakarta.

Diharapkan wisata baru ini dapat berkembang dengan berbagai fasilitas, baik pelebaran lokasi penataan penyedia jasa, mulai dari makanan dan kenyamanan para wisatawan, kata Nandang.

BKPH Asper Sukanagara Selatan H Deni Rustiadi

Wisata alam yang menarik di kawasan Cianjur Selatan ini diharapkan menjadi andalan perhutani, karena selain belum ada wisata di kawasan Sukanagara ini juga, the reungit forest memberikan wisata alam yang nyaman, luas, bersih.

Disamping pihak perhutani memberikan kontribusi, juga memberi kesempatan kepada warga desa sukarame untuk meningkatkan pendatapan asli daerah, dengan melibatkan berbagai unsur.



Kepala Seksi Pemerintahan & PM Kecamatan Sukanagara, Ruswandi mendukung penuh dengan gagasan para anggota karang taruna yang dipelopori oleh Nandang Iskandar . Konon gagasan wisata yang mampu mendatangkan banyak pengunjung ini, termotifasi oleh wisata di kawasan Cikole Lembang.
Kasi Pemerintahan & PM Kecamatan Sukanagara
Biasanya menjelang akhir pekan, kawasan ini mulai ramai oleh para pendatang bahkan warga setempat kini sudah mulai mendirikan beberapa warung di kawasan lokasi wisata. Tidak menutup kemungkinan daerah wisata atau di kota kecamatan akan berdiri bangunan baru berupa penginapan penginapan yang tentunya akan mendatangkan PAD lebih banyak lagi serta kawasan Sukarame akan menjadi tujuan wisata lokal.

Sementara itu, lokasi the reungit forest, memang mengesankan, para pengunjung dibuat manja dengan alam yang asli, hijau lembah, cocok untuk berpetualang jalan kaki bersama rombongan. Bahkan ratusan pelajar sengaja belajar bersama tentang pertumbuhan tanaman di kawasan perhutani.

Semuanya di design alami sesuai alam yang sudah menyediakan kesejukan, nyaman, aman. Sedangkan perkembangan lain konon akan dibuka berbagai fasilitas permainan.





Animo pengunjung membludak

Iring iringan offroad

Komunitas ibu ibu berdiskusi

Wartawan Yopi, SH

Redaktur : Sonni Hadi

16 January 2019

16 January

TERIMAKASIH BPJS

"MEREKALAH PARA MALAIKAT ITU "

JANTUNG TERSUMBAT KERAK DI PEMBULUH DARAK

Oleh : Dindin M Machfudz

Setidaknya dalam pandanganku. Setidaknya pada Rabu Malam 9 Januari 2019 pkl 20.00 itu.
Pasien
Betapa tidak. Malam itu saya terbaring di ruang tindakan medis  Kateterisasi Jantung atau Cath Lab  Rumah Sakit Sentra Medika yang didominasi warna biru lembut. Saya menjadi pasien Tindakan Kateterisasi yang ketiga Tim Dokter yg dipimpin oleh  Dr Dian Zamroni Sp.JpFIHA. Saat itu boleh dikata saya dalam keadaan  pasrah, Ikhlas,  tidak berdaya di tengah peralatan canggih Kedokteran dan Tim Dokter yang Profesional, Ramah, Friendly, Belia, Solid, Berakhlak Mulia in sya Allah dan berseragam warna biru muda.

Saya Ikhlas. Saya serahkan penanganan Jantung saya yang tersumbat kerak di Pembuluh Darah Jantung  itu yang sering membuat Sakit dada luar biasa dan sesak nafas, itu kepada Dr Dian Zamroni yang sudah kondang di kalangan  pasien Jantung  dan Kedokteran Jantung. Sehari-hari beliau memang bertugas di RS Pusat Jantung Harapan Kita dan RS Sentra Medika ini.  Orangnya pun Aware, Friendly, Humanis dan Helper.

LALU saya diminta tidur celentang oleh seorang perempuan anggota Tim. Tim Malaikat tadi.  Tiba-tiba saja sesak nafas  menjalari diri saya. Kondisi seperti ini, yaitu jikalau tidur celentang hanya dengan satu bantal, sering menyebabkan nafasku terganggu. Sesak.
"Pak, apa yang Bapak rasakan bilang saja, ya," ujarnya.
"Siap, boleh ditegakkan sandaran bantalnya?" Pinta saya.
"Boleh .."
Anggota Tim lain berteriak. "Berikan Oksigen kepada
Pasien .."
Lalu senderan bantalnya ditegakkan.
"Bapak, kalau merasa kepala pusing juga bilang, ya."
"Alhamdulillah, tidak. Terima Kasih," jawabku.
"Pak, siap ya. Kita mulai, ya ..., " kata Dr Zamroni.
Bismillahirrahmanirrohim ...
"Pak, Maaf, disuntik bius lokal dulu, ya .. "
"Iya," jawabku.
Tidak berapa lama terasa ada sesuatu yang masuk menjalari urat nadi di tangan kananku. Barangkali itulah selang pipih dan lentur sedang memasuki Urat Nadiku menuju Jantungku. Dulu, Kateterisasi ini hanya dimaksudkan untuk melihat dan menerawang kondisi Jantung pasien.. Kini dapat sekaligus untuk memasang Ring atau Stent guna mengatasi plak yang menghalangi arus aliran darah ke Jantung.

Sementara itu di dalam hatiku dan Jantungku dan lidahku, aku terus melantunkan Kalimat Tauhid : La Ilaha Illa Allah, Muhammad Rasulullah .. Ya Allah, Jantungku adalah wilayah-Mu. Ranah-Mu. Hidup-Matiku berawal dan berakhir di organ vital ini. Mohon izinkan Dokterku yang baik hati ini menjamahnya untuk merawatnya demi kesembuhan dan Kesehatanku, ya Allah. Berikan kesempatan Hamba yang fakir ini Kesehatan dan Keberkahan-Mu agar aku dapat menjadi hamba yang Beriman dan Bertakwa kepada-Mu serta bermaslahat maksimal bagi Hamba-hamba-Mu ... Termasuk Berkhidmat kepada Istriku dan Anak-anakku serta Cucuku dan Cicitku. Ya Allah, jadikan wafatku Husnul Khatimah .. Amiiinnn.

Tiba-tiba ada perintah Ketua Tim Dokter : Tensi, perhatikan Tensi.
Lalu saya perhatikan layar monitor yang berada di atas. Kulihat ujung Kateter bergerak-gerak di suatu organ yang …banyak semacam akar atau serabutnya. Boleh jadi, inilah Jantungku. Inilah untuk pertama kalinya saya menyaksikan organ vitalku yang tidak pernah beristirahat sejenak pun sekalipun diriku sedang tidur. Dialah organ sumber Energi hidupku selama ini. Yang kalau dia berhenti, tamat pulalah hidupku di Alam Fana  ini. Tiba-tiba terdengar suara :
Ya, di sini. Di posisi ini. Tembak .. Lalu terasa ada sesuatu yang datang dan kemudian menetap di dadaku. Boleh jadi inilah yang disebut Ring atau Stent itu.

Kalau demikian, Ring tersebut kini telah berada di dalam Pembuluh Darah Jantungku. Kalau demikian, kondisiku yang acap sakit di dada yang rosonya bagai dipelintir serta sesak nafasku yang membikin gelagapan, nantinya akan menghilang. Akan sirna. Sudut mataku sempat melihat tangan Dokter menarik sesuatu keluar dari tangan kananku. Saya pikir prosesi pemasangan Ring telah usai. Saya mulaii merasa lega. Rasa cemasku sirna sudah. Tapi bantuan Oksigen masih terus terpasang di hidungku sebelum kemudian dilepas. "Nanti di HCU agar minta Oksigen, " ujar seorang Tim Medis yang Malaikati itu. Saya menganggukkan kepala. Lalu seorang suster mendorong saya keluar menuju HHCU, ruang khusus untuk observasi pasien Kateterisasi Jantung. Sebuah ruangan yang dilengkapi dengan berbagai peralatan medis dan aneka suara mesin : Tut, tut, tut, nit, nit, nit .. niuuttt ... Sepanjang Malam saya nyaris tidak bisa tidur. Bukan lantaran bunyi-bunyian Alat monitor tensi dan Jantung tersebut. Melainkan lantaran  setiap 20 - 30 menit saya buang air kecil lantaran minum pil Ferosamide.

Alfa - Omega, sungguh tiada kata yang tepat untuk semua tindakan medis yang Profesional, Jempolan dan Cekatan tersebut, kecuali ucapan Terimakasih yang tak terhingga kepada Dr Dian Zamroni SpJpFIHA beserta Timnya.  Sebagai peserta BPJS tentu saja, saya mengucapkan Terimakasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memfasilitasi tindakan medis dengan baik. Juga ucapan Terimakasih yang spesial  kepada Bidadariku dan Anak-anakku yang sabar dan Tawakal, serta rasa Syukur ke hadirat Allah Yang Maha Agung atas perkenan-Nya untuk kesembuhanku ini. **

Dindin Machfudz adalah Anggota Dewan Redaksi MandalaNews.Com, Penulis Buku 'Sehat Menyikapi Masalah Rumah Tangga',  Praktisi Komunikasi di Bidang Public Relations, CSR, Jurnalistik.

Penanggungjawab: Sonni Hadi

13 December 2018

13 December

Hujan Deras pohon Tumbang

Arus Lantas Macet berkilo kilo

Akibat Terhalang Pohon Tumbang

Pohon tumbang.(ft Yopi SH)
Sukalarang, (majalahmahardika).- Ratusan kendaraan di kawasan Jl Sukalarang, terhenti. Arus lalu lintas macet total. Akibat beberapa pohon tumbang ketika hujan deras mengguyur kawasan Sukabumi, Kamis petang (13/12)

Menurut keterangan Achmad Sofian (43) warga setempat, pohon yang tumbang itu akibat hujan sangat deras berbarengan angin kencang dan halilintar. Badang pohon yang cukup besar itu diduga tidak kuat menahan terpaan angin, sehingga tumbang tepat ke badan jalan.

Akibat pohon yang cukup besar melintang di badan jalan, semua kendaraan mulai roda dua dan empat tidak bisa melintas. Sehingga arus lalulintas terhenti semua. Warga masyarakattidak mampumembersihkan ranting dan batang pohon, hingga berusaha mendatangkan alat berat yang juga terhalang oleh beberapa kendaraan yang sudah memenuhi jalan.

Alat berat baru bisa datang setelah bantuan dari kepolisian dan warga mentertibkan kendaraan yang menghalangi untuk jalannya alat berat.

Kejadian pohon tumbang itu sekitar pukul 16.00 sampai pukul 17.30 masih belum selesai sehingga kemacetan arus lalulintas mencapai 3 kilometer. Warga yang hendak melewati daerah tersebut, harus menggunakan ojeg online dan ojeg pangkalan yang berada di sekitar pohon tumbang.

Dari kejadian itu tidak ada korban jiwa, karena ketika hujan lebat tidak ada orang orang yang berteduh di bawah pohon dan agar jauh ke pemukiman penduduk.

Wartawan: Yopi SH

09 December 2018

09 December

Donor Darah itu Sehat

Warga desa 

Mengenal Donor darah


Donor darah
Situ Mandala, (majalahmahardika).- sedikitnya 31 labu darah, hasil dari warga masyarakat desa Situ Mandala Rancah yang melakukan donor darah melalui PMI setempat. Belum lama ini jelang akhir tahun 2018.

Para pendonor darah tersebut di antaranya dari perangkat desa siaga situ mandala kecamatan Rancah, juga karang taruna setempat dan beberapa warga yang sadar akan aksi kemanusiaan, sesuai dengan tema "Setetes Darah Sejuta Kehidupan".

Karang taruna dan perangkat desa
Menurut Hj Iis dari pusat kesehatan desa (Puskesdes), mengharapkan kegiatan yang digelar ini merupakan kelenderan desa setempat dan masyarakat menjadi tahu bahwa menjadi donor darah itu selain menyumbangkan darah juga berdampak kepada kesehatan.

Diharapkan dalam acara selanjutnya, pendonor akan lebih menambah jumlahnya dari sekarang yang tercatat sebanyak 31 orang pendonor.


wartawan: Yusuf S
Editor Yopi

08 December 2018

08 December

Alumni SMAN 3 Juara Umum Porisman 7

Untuk ke empat Kali

SMA Negeri 3 Juara Umum


GOR Tarbak, (Majalahmahardika).- Alumni SMA Negeri 3 Bandung, raih predikat sebagai juara umum pada acara Porisman 7 tahun ini (2018) yang diikuti oleh 6 alumni SMAN di Bandung di lapangan olahraga Taruna Bakti Jl Suci Bandung, (Sabtu 8/12)


Pekan olahraga sekolah menengah atas negeri (Porisman 7) ini tujuannya bukan untuk mencari prestasi dibidang olahraga, namun lebih dititik beratkan kepada kekeluargaan dan kebersamaan para alumni sman era 60 sampai 70 an, untuk bersilaturahim dalam suatu acara yang dikemas lebih banyak hiburan.

Ketua panitia Dade Achmad, pembina upacara Makbul Padmanegara (ft:Sonni Hadi)
Masih kuat lari walau sudah "sepuh" (Ft:Sonni Hadi)
Betapa tidak, mereka yang hadir pada acara tersebut mayoritas berusia antara 50 tahun lebih. dan kenapa porisman pesertanya hanya terbatas sampai sman 6 atau 6 sma. Hal tersebut memang sejak berdirinya ajang silaturahim ini saat itu di Kota Bandung baru 6 sekolah, yakni sman 1 sampai sman 6. Namun demikian jumlah para alumni tidak sedikit, sampai ribuan. Hanya mereka yang bisa hadir sebagian, karena masih banyak para alumni yang kini keberadaannya di luar kota Bandung.

Porisman yang ke 7 ini, dilaksanakan di gedung olahraga sekolah Taruna Bakti Jalan Suci. selain 4 cabang olahraga, yang jadi tujuan diadakannya acara ini juda para alumni menampilkan berbagai kesenian era tahun 60-70-80- an dipadukan dengan kesenian jaman now.

Acara tahun ini kepanitiaan oleh alumni SMAN 6, cabang olahraga yang ditampilkan bola poli, basket, tenis meja dan sepak bola. Keluar sebagai juara umum SMAN 3 Bandung yang untuk ke 4 kalinya bertahan menyandang predikat juara umum. Juara I Basket SMAN 3 Juara II SMAN 2. Juara I cabang olahraga poli SMAN 5 Juara II SMAN I. Cabang olahraga Tenis meja SMAN 3 juara II SMAN 4, cabang olahraga Basket Juara I SMAN 3, juara II SMAN 2 dan cabang olah raga Sepakbola Juara I SMAN I Juara II SMAN 5.
Artis lawas Tetty Kadi pun hadir pada acara Porisman 7(Ft Sonni Hadi)



Selanjutnya untuk pelaksanaan Porisman 8 tahun 2019 giliran SMAN I, acara penyerahan estapet bendera Porisman langsung diserahkan oleh Ketua Panitia Porisman 7 Purn Kombes Pol Dade Achmad kepada Ketua harian IKA SMAN I.


Sementara itu Purn Letjen Makbul Patmanegara alumni SMAN 6 angkatan 1970 selaku pembina upacara mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini sangat luar biasa kekeluargaan antara alumni dari 6 sekolah.

Tampilan mengagumkan (ft Sonni Hadi)
Bukan karena banyaknya para alumni yang hadir, namun juga yang lebih menggembirakan ini adalah para pesertanya sudah pada "sepuh sepuh" tetapi semangatnya sangat luar biasa. Penyelenggarakan ini memang luar biasa, masalahnya semua panitia dan peserta sudah pada pensiun dan tidak memiliki kekuasaan apapun, namun mampu menyelenggarakan dengan luar biasa berhasil.

Acara ini bukan menonjolkan masalah olahgaranya saja, tetapi bagaimana menonjolkan silaturahmi dengan para alumni. Kemungkinan kedepan olahgara tidak seperti halnya olahraga yang biasa dilakukan kebanyakan yang masih segar bugar. Tapi para alumni ini antinya olahraga seperti kalau main tenis meja tidak seperti sekarang, mungkin nanti hanya lempar bola saja, katanya berseloroh, mengingat usia semakin lanjut.

Sementara itu, pada hiburan lainnya juga Acil Bimbo sempat menyanyikan beberapa lagu, juga Tetty Kadi dengan tembang lawasnya mampu meraih simpati para alumni yang sebaya dengan dirinya.


Sonni Hadi




03 December 2018

03 December

Mau ke WC Ada Mayat

Tewas Tergantung

Dililit Kabel Antene


Tewas tergantung(ft Yusuf)
Pasisian Ciamis, (Majalahmahardika).- Ruhwa (78) kedapatan sudah menjadi mayat tergantung dengan lilitan kabel antene, subuh dini hari sekitar pukul 04.30 tidak jauh dari kamar mandi, di dusun Pasisian Desa Kaso Kec, Tambak sari Kab Ciamis.


Menurut Taryani (53) warga dusun Pasisian yang tidak jauh dari rumah korban, pertama melihat mayat korban tergantung ketika hendak ke kamar mandi di rumah tersebut, namun setelah membuka pintu belakang yang menghubungkan ke dapur, melihat korban tergantung dengan terlilit kabel.

Tergantung
Saat itulah Taryani yang suka membantu pekerjaaan di rumah korban lari memberitahu tetangga dan melapor ke polisi terdekat.

Setelah aparat dari Polsek Rancah memeriksa serta mengidentifikasi mayat korban di tempat kejadian tubuh korban dibawa ke Puskesman Tambaksari.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, di tubuh korban tidak ditemukan luka atau lebam akibat benturan benda keras maupun tumpul. Diduga keras korban mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri.

Hal tersebut dikuatkan dengan kondisi korban belakangan ini setelah mengalami sakit sakit dan tidak sembuh, diduga keras mengalami depresi. Kata keluarga terdekatnya kepada polisi.

Wartawan Yusuf Supriatna

Editor : Yopi S Hadi.

05 November 2018

05 November

Dra Hj Yety Katmawaty Sukses di Organisasi dan Parpol

Bandung, (majalahmahardika).- Sebut saja sosok seorang wanita tahan serangan badai, tahan benturan, berani mengatakan benar walau yang dihadapi sekalipun orang dianggap "kuat" namun ia tak bergeming berdiri tegap dan tegas. Itulah Drs. Hj. Yetty Katmawaty yang jebolan Fikom Unpad.



Tidak heran wanita yang dikenal dengan sebutan Teh Yetty bu AMI atau bu RW ini, selalu mendapat dukungan dalam berbagai hal. Baik itu masalah sosial maupun masalah kemasyarakatan, sampai organisasi. Bahkan organisasi yang digelutinya bukan saja satu atau dua, Yetty Katmawaty ini tergolong luwes, betapa tidak iadipercaya sebagai Ketua organisasi sosial yaitu radio antar penduduk indonesia Kota Bandung dua periode.

Kegiatan Forum RW Kota Bandung
Bukan itu saja Hj Yetty ini juga sebagai Ketua PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Kota Bandung, juga sebagai Ketua RW dua periode di daerahnya. Organisasi lainnya juga sebagai pengurus Pemuda Panca Sila, dan organisasi lainnya yang berpengaruh di Kota Bandung.

Dengan sepak terjangnya itulah, Yetty Katmawaty mendapat dorongan dan dukungan dari berbagai kalangan di organisasi non partai maupun di partainya. Hal tersebut sangat cocok untuk menjadi wakil mereka di Kota Bandung, khususnya Daerah Wilayah (Dapil 5) yang mencakup Gedebage, Buahbatu, Bandung Kidul,  Rancasari dan Regol.
Sebagai Ketua RAPI Wil Kota Bandung (ft:Sonni Hadi)

Ketika ditanya tentang pencalonannya, iya menjawab cukup sederhana. " ingin melaksanakan amanah masyarakat dan niatnya tulus " jawaban yang menarik dan menggembirakan bagi masyarakat yang berada di wilayah pilihannya itu. Karena tidak mengubar janji dan janji, sesuai dengan karakternya yang selalu ingin membantu dan mendengar.

Semuanya itu sejalan dan searah dengan organisasi sosial lainnya yang digeluti selama ini. baik di forum RW Kota Bandung, kepemudaan Kota Bandung, juga di lingkungan RWnya sendiri.

Semoga keinginannya melaksanakan amanah menjadi kenyataan melalui wakil masyarakat di Kota Bandung, khususnya di Dapil 5.

Yetty Katmawaty menjadi calon legislatif dari partai Gerindra, untuk legislatih DPRD Kota Bandung, ia mendapat nomor urut 3.


Wartawan : Yusuf Supriatna

Editor       : Sonni Hadi


04 November 2018

04 November

Dr. H. Ondang Surjana Drs., SH., M.Si., QIA Caleg Dapil VIII untuk DPR-RI

Melaporkan ke polisi tentang pengrusakan hutan
Cirebon, (Majalahmahardika).- Berangkat dari pemerhati lingkungan, serta kepedulian terhadap lingkungan di masyarakat sekitarnya, seorang pengacara dan juga dosen yakni Dr.H Ondang Sarjana, Drs., SH., M.Si., QIA maju untuk berkiprah melalui calon legislatif (Caleg) untuk DPR-RI dari daerah wilayah (Dapil VIII) Jawa Barat yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon.

Ondang Surjana yang dikenal kalangan masyarakat di tiga kota dan kabupaten tersebut, memang sangat cocok untuk menjadi panutan serta wakil masyarakat. Betapa tidak, kiprahnya sangat dirasakan berbagai kalangan, mulai dari pemerhati lingkungan hidup di kawasan cirebon, indramayu dan kabupaten cirebon, juga salah satu penggerak peduli lingkungan hidup yang selama ini dirasakan oleh para nelayan, petani di kawasan tersebut.

Karena pedulinya Dr. H Ondang, pernah melaporkan kerusakan hutan mangrove ke Satreskrim di Polres Indramayu, dibantu para pemuda pelopor, team kementrian lingkungan hidup, Perhutani, Pemda Indramayu.

Dengan kiprahnya inilah, seorang Ondang banyak yang mendorong untuk menjadi wakil rakyat guna memperjuangkan hak hak rakyat di daerah Cirebon, Kab Cirebon dan Indramayu. Mencuatnya hasil investigasi Dr H Ondang di kawasan Pabelan Hilir Blok Tegur, tidak sedikit warga masyarakat untuk mendukungnya lebih memperjuangkan hak hak mereka.

Bahkan pemerintahan setempat setelah adanya hasil investigasi, kini sudah mulai ada perubahan yang dirasakan warga masyarakat yang terdampak dari pengrusakan hutan tersebut.

Dr. H Ondang resmi menjadi Caleg dari partai Nasdem, hal tersebut menurutnya sangat cocok dengan tujuan partainya yakni tentang "Restorasi" bahkan ingin berusaha untuk menambah nilai lebih tentang mencerdaskan masyarakat, sejahtera dan sejajar dengan masyarakat di wilayah jawa barat pada umumnya.


Selain lebih meningkatkan pembangunan fisik, juga Dr. H Ondang berusaha untuk menyeimbangkan lahir bathin masyarakat di daerah pilihannya, agar warga masyarakat lebih mumpuni untuk keluarga, masyarakat dan sekitarnya dan negara, katanya. Kenapa Dr. H Ondang memilih berkiprah pada pelestarian lingkungan,?.

Menurutnya masih banyak masyarakat di kawasan tersebut yang kehidupannya pada hasil nelayan dan petani, sehingga lahan yang sangat perlu adalah kawasan hutan yang sangat perlu mendapat perhatian lebih. 


Wartawan: Yopi

Redaktur: Sonni Hadi

30 October 2018

30 October

MUSIBAH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN

Oleh PROF DR ASEP USMAN ISMAIL MA

Musibah

Prof DR. Asep Usman Ismail MA
Belakangan Musibah Bencana Alam datang Bertubi-tubi menimpa bagian Negeri Tercinta. Sebut saja Gunung meletus, Banjir, Longsor,  Gempabumi, Tsunami, Likuefaksi alias Tanah bergeser, berubah menjadi Lumpur,  membelah, menelan bangunan dan pepohonan beserta penghuninya. Lantas bagaimana kita memahami dan menyikapinya?

Prof Dr Asep Usman Ismail MA, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Tim Ahli Tafsir Al-Qur'an Kemenag RI, mengungkapkan telaah dan analisis kritisnya pada Kajian Subuh (27/10) di Masjid Al-Muhajirin Mampang Depok.

Pertama, memahami bahwa Allah itu Al-Khaliq atau Maha Pencipta segala sesuatu di Alam Semesta ini. Baik di Bumi maupun di Langit. Allah adalah Pemegang Otoritas Mutlak atau Causa Prima yang menciptakan Sunnatullah atau orang lain menyebutnya sebagai Hukum Alam. Semisal benda pasti akan jatuh ke bawah. Manusia pasti mati.

Ada Siang dan Malam. Matahari sebagai Sumber energi di Siang Hari dan Bulan di Malam hari. Selanjutnya, meski Allah atau Robb itu Pencipta Hukum Alam atau Hukum Allah atau Sunnatullah, Allah tidak serta merta tunduk kepada Hukum buatannya. Sebab Dia adalah Pemegang Otoritas Mutlak.

Sesekali Dia memerintahkan Api utk menjadi dingin seperti tatkala Nabi Ibrahim As dibakar oleh Namruz. Atau Air keluar dari Langit dan Bumi untuk menjadikan banjir bah di masa Nabi Nuh As sehingga Seluruh Manusia atau penduduk negeri tewas ditelan banjir, terkecuali Manusia Beriman yang sebahtera dengan Nabi Nuh.

Bisa juga terjadi Gempa Bumi Yang Dahsyat disertai Tsunami yang hebat dan Likuefaksi. Allah sangat kuasa menciptakan segala sesuatu sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur'an (QS Al-Baqarah, Al-Araf, Al-Mulk). Yang pasti, Alam tunduk kpd Sunnatullah tsb. Di sini bedanya persepsi kaum Muntazillah dan Orientalis. Sebagai ciptaan Allah, Alam seperti Gunung, Laut, Tanah, Air, Angin itu tunduk patuh Mutlak dalam Hukum Allah atau Hukum Alam tsb.

Nah, mereka dapat meminta izin Allah untuk memuntahkan laharnya, mengguncang Bumi berupa Gempa,  meluapkan Gelombang dahsyatnya seperti Tsunami. Sebab Alam tsb tunduk patuh pada Hukum Allah. Kalau sudah saatnya meletus datang meminta izin Allah dan Karena Alam itu tunduk patuh pada Hukum Alam, maka para ahli Gempa dan Gunung dapat mendeteksi kapan Alam itu akan memberontak, kapan Akan terjadi Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari? Semua itu dalam pengetahuan dan kendali Allah sebagai Causa Prima.

Selain Alam tadi yg diciptakan Allah lebih awal, Makhluk ciptaan-Nya yang lain adalah Manusia dan Jin termasuk Setan dan Iblis yang semuanya diciptakan utk hanya Beribadah kepada Allah (QS Al-Baqarah, QS Al-Mulk dll). Tapi kenyataannya dengan dibekali oleh instrumen Akal Budi, Agama dan Akhlak termasuk Hawa Nafsu, Manusia sering membantah Allah atau perintah Allah, bahkan menentang Allah yang disebut dengan Kufur, Munafik atau Musyrik. Sebut saja Fir 'aun yg mroso setara Allah, Qorun si rakus harta yg ditenggelamkan dan ditelan Bumi,  Haman si Gila Hormat yang hedonis dan Pragmatis, Samiri si Gila atau Sok Berilmu yg sombong.

Nah, Empat Serangkai ini selalu hadir di setiap Zaman. Di Tengah itu Ada Nabi atau Rasul Allah yang memperingatkan Umatnya dan Ulama atau para Auliya yang deket dengan Allah, yang doanya diijabah Allah, yang akhlaknya Karimah, yang makannya terjaga halal dan thoyib Seratus persen. Allah Cinta keoadanya dan diapun Cinta kpd Allah.

Terdapat juga Hamba Allah yg Shalih secara personal dan Sosial.
Lantas, kenapa Allah menurunkan Musibah atau Bencana?!
Pertama, untuk mengingatkan Manusia agar jangan mroso Aman dengan Maksiatnya dan durhaka kpd Allah, sehingga Allah murka atsu marah. Tentunya setelah sebelumnya Allah memberikan peringatan-peringatan sebelumnya yang dapat ditangkap oleh Ilmuwan mumpuni semisal Prof Katili atau Ulama Lurus.

"Maklumlah sekarang ini banyak Ulama mengaku Ahlul Sunnah Wal-Jamaah padahal Sesungguhnya Ahli Sunnat Wal-Gegabah. Sehingga berbuat Makar kepada Allah. Secara Sosial jabatannya Pemimpin Anu tapi secara personal ia mungkin menderita kelainan atau pribadi yang Bermasalah," tutur Prof Asep UI yg juga Tim Pakar Tafsir Al-Qur'an Kemenag RI dan Penulis buku-buku Islam dan Tasawuf. Buku terbarunya berjudul Peran Tasawuf di Era Global.

Kedua, dapat dimaknai sebagai hukuman Allah agar menghentikan Tipudaya, Kezoliman, Kejahatan dan Merusak Alam.

Ketiga, Musibah dapat dimaknai sebagai Ibroh atsu Tadabur.
Prof Asep mengingatkan utk memahami realitas tsb perlu Iman. Iman itu ada tahapannya, yaitu meresap dalam jiwa, kemudian menghayati dengan Saksama, mengakar dalam jiwa, kemudian dinyatakan secara Lisan Dalam kalimat Tauhid : La Ilaha Illa Allah, Muhammad Rasulullah. Jika power Iman ini sudah terbentuk, maka individu tsb selalu dalam jalan yang Benar (Shiddiq), Jujur, Berpikir dan berbuat semata Karena ingin meraih ridho Allah. Selanjutnya sang Hamba Allah akan membuktikan dalam Sikap dan Perilakunya Sehari-hari sbgmana Ayat Allah :

Editor : Sonni Hadi

21 October 2018

21 October

Pencerahan yang manfaat

RUMAH TANGGA SURGAWI DAN NERAKAWI

Oleh : Dindin Machfudz

Baiti Jannati, Rumahku Surgaku,
Demikian ungkapan indah Baginda Nabi Muhammad Saw.
Meski demikian, apakah runah tangga Nabi tidak pernah mengalami friksi?
Tentu saja pernah. Khususnya pasca Ummulmukminin Khadijah binti Khuwailid, satu-satunya istri beliau  yg dinikahi 25 tahun sebelumnya wafat pada tahun 619. Setelah menduda 2 - 3 tahun, Nabi menikahi Saudah janda tua yg ditinggal wafat suaminya yg awal memeluk Islam. Menyusul kemudian menikahi putri sahabatnya Abu Bakar as-Sidiq, Aisyah, dan putra sahabatnya Umar bin Khathab yg bernama Hafshah, serta Zainab. Kedua perempuan terakhir janda. Di masa rumah tangga jilid kedua ini terjadi persaingan antar istri. Termasuk kecemburuan Aisyah kpd Khadijah yg sering dipuji Nabi dan bahkan mendapatkan Salam Allah melalui Malaikat Jibril As. Aisyah juga cemburu kpd Maria asal Mesir yg melahirkan putra Nabi bernama Ibrahim.

Tapi semua friksi tsb dapat diatasi Nabi dengan baik, Adil, humanis, memuaskan sehingga para istri Nabi tunduk dan istiqomah ketika Allah mewahyukan Nabi utk para istri Nabi utk memilih Nabi beserta Allah dan Hari Kiamat atau dunia dgn kesenangannya. Para istri kemudian memilih Nabi Saw.
Lawannya Baiti Jannati adalah Baiti Naari alias Rumahku Nerakaku.
Siapakah Suami Istri penghuni Neraka?
Allah  dalam Al-Qur 'an Surah Al-Lahab mewartakan Abu Lahab dan Istrinya Umi Jamil selagi pasangan tsb masih jumeneng alias hidup. Karena pasangan tsb jahat dan kompak dalam kejahatan permanen berniat membunuh Nabi Saw dg segala kuasanya Dan hartanya.
Kedua, adalah istri Nabi Nuh As Dan Nabi Luth, yg oleh Allah Swt dalam Al-Qur 'an dinilsi kedua perempuan itu telah khianat kpd kedua Nabi tsb.
Ketiga, Suami penghuni Neraka adalah Fir ' aun, sementara Istrinya Aisiyah menjadi penghuni Surga-Nya.
Buku  Sehat Menyikapi Masalah Rumah Tangga
Ini ingin menjadi Sahabat para Istri dan Suami dalam mengatasi friksi dan cekcok di antara mereka. Saat ini begitu mudahnya para pasangan utk berpisah dan bercerai. Padahal perkawinan atau hidup berumahtangga itu berlanjut terus hingga di Akhirat bahkan di Surga-Nya nanti. Sebagaimana Allah katakan dalam QS At-Thur  : 21 yaitu :
"Dan orang-orang yang Beriman beserta anak Cucu mereka Yang mengikuti mereka Dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan Anak Cucu di dalam Surga, dan Kami tidak mengurangi sedikit pahals amal (Kebajikan) mereka. Setiap orang terijat dengan apa yang dikerjakannya." **